Kemeninfo – Konvensi Rancangan Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (RSKKNI) Kaji Ulang dan Rancangan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (RKKNI) Bidang Fotografi

Konvensi Rancangan Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (RSKKNI) Kaji Ulang dan Rancangan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (RKKNI) Bidang Fotografi

Jakarta, 23 Oktober 2018 di Hotel Cemara Menteng

Yang dihadiri oleh :

 

Konvensi Nasional ini merupakan sebuah tahap akhir dari sebuah proses untuk menetapkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) kaji ulang dari Kepmenakertrans 355/2014 dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) bidang fotografi.

Konvensi Nasional ini dibuka oleh Dr. Ir. Basuki Yusuf Iskandar, M.A., Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan SDM, Kementerian Komunikasi dan Informatika. Proses kaji ulang SKKNI dan perumusan KKNI bidang fotografi ini difasilitasi oleh Kementerian Kominfo, hasil akhir berupa naskah SKKNI kaji ulang akan menjadi Surat Keputusan Menteri Tenaga Kerja menggantikan keputusan sebelumnya yang bernomor 355 tahun 2014,  sementara KKNI bidang fotografi akan menjadi keputusan Menteri Kominfo.

Pembahasan RSKKNI dan RKKNI didiskusikan oleh sekitar 40 peserta konvensi yang terdiri dari tim perumus, akademisi, pelaku pendidikan nonformal, pelaku industri fotografi, praktisi media massa, praktisi dari berbagai profesi fotografi, wakil dari KemDikBud, serta wakil dari Lembaga Sertifikasi yaitu LESKOFI, LSPFotografi.Id dan LSP TIK.  

Berbeda dengan SKKNI sebelum kaji ulang, SKKNI no 355 tahun 2014 terdiri dari 30 unit kompetensi dengan 2 jenjang yaitu jenjang 3 dan 5, sedangkan SKKNI kaji ulang tidak mencantumkan jenjang dan terdiri dari 83 unit kompetensi. Penjenjangan dapat ditemui di KKNI bidang fotografi yang terdiri dari 7 jenjang yaitu jenjang 1,2,3,5,6,7 dan 8. Jenjang 1 pada KKNI setara dengan lulusan SMP pada pendidikan formal dan jenjang 8 setara dengan lulusan S2 pada pendidikan formal. Setiap jenjang terdiri dari okupasi (jabatan) lengkap dengan unit kompetensi inti dan unit kompetensi pilihan. 

Hasil akhir dari hasil konvensi ini secara simbolis diserahkan kepada Drs. Sukiyo, M.M.Pd., Direktur Bina Standardisasi Kompetensi dan Pelatihan Kerja, Kementerian Ketenagakerjaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *